Pemerintah Kabupaten Boyolali · Kecamatan WonosamodroKamis, 17 September 2026 · Kantor buka 08.00–15.00
Pendidikan

Edukasi “SMART EATER: Pilih Gizinya, Jaga Bersihnya, Bye-Bye Junk Food nya!”

Ditulis oleh Admin Sekretariat · 18 Agustus 2026 · 9 dibaca
Bagikan
Foto: Edukasi “SMART EATER: Pilih Gizinya, Jaga Bersihnya, Bye-Bye Junk Food nya!”

GARANGAN, 20 Juli 2026Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program edukasi kesehatan bertajuk “SMART EATER: Pilih Gizinya, Jaga Bersihnya, Bye-Bye Junk Food nya!” yang menyasar 22 siswa kelas IV hingga VI di MI Muhammadiyah Garangan, Desa Garangan, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan membiasakan siswa sejak dini dalam memilih makanan yang sehat serta meminimalisir konsumsi junk food.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk perhatian terhadap kebiasaan anak-anak usia sekolah dasar yang sering kali gemar mengonsumsi makanan instan atau jajanan kurang sehat yang bisa berdampak buruk bagi tumbuh kembangnya. Melalui program ini, para siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung kebiasaan sehat melalui serangkaian materi interaktif, mulai dari pengenalan gizi seimbang ("Pilih Gizinya"), panduan 6 langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan Aturan Mata Detektif untuk memilih jajanan ("Jaga Bersihnya"), hingga permainan Lampu Lalu Lintas ("Bye-Bye Junk Foodnya").

Pelaksana program dari Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Undip, Hasna Hanifa Dzulqa Puteri, menjelaskan bahwa edukasi kesehatan untuk anak-anak memerlukan metode yang menyenangkan agar pesannya mudah diterima.

“Anak-anak sangat mudah tergiur dengan makanan instan dan jajanan yang kurang higienis. Oleh karena itu, melalui program SMART EATER ini, kami ingin membekali mereka dengan pengetahuan dasar tentang gizi seimbang dan kebiasaan cuci tangan menggunakan pendekatan praktik dan permainan edukatif. Harapannya, kebiasaan baik ini dapat lebih mudah diingat dan diterapkan oleh mereka setiap hari,” ungkap Hasna di sela-sela kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak sangat antusias berpartisipasi dan aktif berdiskusi mengenai contoh makanan sehat versus junk food. Permainan Lampu Lalu Lintas yang dimainkan bersama juga berhasil membantu memperkuat pemahaman siswa terkait materi gizi yang telah disampaikan sebelumnya.

Kepala Desa Garangan, Bapak Jamroji, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian mahasiswa KKN terhadap kesehatan generasi penerus di desanya.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UNDIP yang memberikan penyuluhan kesehatan ini. Penanaman kebiasaan memilih makanan bergizi dan menjaga kebersihan diri sangatlah penting agar anak-anak kami terhindar dari penyakit dan dapat tumbuh cerdas serta sehat,” tuturnya.

Acara edukasi ini ditutup dengan sesi praktik mencuci tangan yang benar, pemberian reward kepada siswa yang berpartisipasi aktif selama kegiatan games, serta diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim KKN dan para siswa.

Tagkknundip
Berita terkaitSemua berita →